Site icon Ahsanul Uloom

Legit dan Wangi Kapulaga: Menjelajahi Surga Dessert Tradisional Qatar yang Bikin Nagih!

Dessert Tradisional Qatar

Surga Dessert Tradisional Qatar – Setelah puas berburu foto di sudut-sudut Doha yang estetik, perut pasti butuh asupan yang manis-manis. Nah, kalau kamu mengira kuliner Qatar hanya seputar nasi kebuli atau daging panggang, kamu salah besar! Qatar memiliki lini dessert atau pencuci mulut tradisional yang luar biasa kaya rasa.

Khas dengan sentuhan mentega (ghee), siraman sirup gula yang wangi kapulaga, serta taburan kacang-kacangan yang melimpah, dessert tradisional Qatar dijamin bakal memanjakan lidah kamu sejak gigitan pertama.

Yuk, kita bedah deretan hidangan manis legendaris Qatar yang wajib kamu cicipi saat berkunjung ke sana!

1. Luqaimat: Si “Bola Emas” yang Renyah di Luar, Lembut di Dalam

Kalau Indonesia punya onde-onde atau donat kampung, Qatar punya Luqaimat. Ini adalah ratunya dessert tradisional di Qatar, terutama saat bulan suci Ramadan atau perayaan nasional.

2. Umm Ali: “Bread Pudding” Ala Timur Tengah yang Super Lembut

Meskipun aslinya berasal dari Mesir, Umm Ali telah menjadi hidangan pencuci mulut yang sangat dicintai dan mendarah daging dalam budaya kuliner Qatar. Kamu hampir selalu bisa menemukan menu ini di setiap prasmanan hotel mewah hingga restoran lokal di Souq Waqif.

3. Khanfaroosh: Camilan Sore Teman Setia Kopi Arab

Jika kamu sedang bersantai di kafe tradisional Qatar pada sore hari, mintalah menu Khanfaroosh. Ini adalah camilan berbentuk piringan kecil mirip pancake tebal atau donat tanpa lubang.

4. Balaleet: Harmoni Unik Antara Manis dan Gurih

Bagi sebagian orang luar, Balaleet mungkin terdengar tidak biasa karena menggabungkan dua elemen yang kontras: mi tipis manis dan telur dadar yang gurih. Namun di Qatar, ini adalah hidangan sarapan sekaligus dessert yang sangat populer.

5. Esh Asaraya: Roti Manis “Istana Ratu”

Nama Esh Asaraya secara harfiah berarti “Roti Istana”. Sesuai namanya, dessert ini memiliki cita rasa mewah yang dahulu kala sering disajikan untuk kaum bangsawan Timur Tengah.

Rangkuman Karakteristik Dessert Qatar

Nama Dessert Bahan Utama Karakteristik Rasa & Tekstur Cara Terbaik Menikmatinya
Luqaimat Tepung, sirup kurma, wijen Renyah di luar, lembut di dalam, manis pekat Dimakan langsung selagi hangat dengan tusuk gigi
Umm Ali Puff pastry, susu, krim, pistachio Creamy, lembut, gurih, dan hangat Cocok untuk pencuci mulut setelah makan berat
Khanfaroosh Tepung beras, saffron, kapulaga Harum rempah, manis sedang, empuk Teman minum Kopi Arab (Gahwa) di sore hari
Balaleet Soun, telur dadar, kayu manis Perpaduan unik manis, wangi, dan gurih Hidangan sarapan atau camilan perayaan Idul Fitri
Esh Asaraya Roti karamel, krim Ashta, pistachio Dingin, manis karamel, dan milky Disajikan dingin dari lemari es

Di Mana Tempat Terbaik Mencicipinya di Qatar?

Jika kamu ingin merasakan dessert tradisional ini dengan rasa yang paling otentik, datanglah ke Souq Waqif di Doha. Di sana terdapat banyak kafe lokal seperti Shay Al Shoomos (yang terkenal dengan sarapan tradisionalnya) atau kedai-kedai kecil di pinggir lorong pasar di mana ibu-ibu lokal Qatar memasak Luqaimat segar langsung di depan matamu.

Selain itu, kamu juga bisa berkunjung ke Katara Cultural Village, di mana terdapat banyak kedai teh Karak yang menyajikan Khanfaroosh dan Balaleet dengan kemasan yang lebih modern namun tetap mempertahankan resep asli leluhur.

Apakah kamu lebih tertarik mencoba tipe dessert yang renyah dan disiram sirup manis seperti Luqaimat, atau yang bertekstur creamy dan lembut seperti Umm Ali untuk menemani petualangan kulinermu?

Exit mobile version